
Dialog Bersama Perempuan Kepala Keluarga, Menteri Bintang Ajak Perempuan Mengisi Peluang dan Ruang Mulai dari Desa
Siaran Pers Nomor: B-340/SETMEN/HM.02.04/09/2021
Kab. Buleleng (18/9) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga menghadiri sekaligus berdialog langsung dengan peserta Bimbingan Teknis Kepemimpinan Perempuan Perdesaan di Kab. Buleleng, Provinsi Bali pada 18-20 September 2021. Pelaksanaan bimbingan teknis/pelatihan di Kab. Buleleng ini merupakan kerjasama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) dengan Akademi Paradigta dari Lembaga Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA).
Menteri Bintang menuturkan pelatihan kepemimpinan perempuan perdesaan ini merupakan pembekalan kepada para perempuan perdesaan terkait dengan banyak hal. "Tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan peran perempuan potensial perdesaan dalam proses pengambilan keputusan, meningkatkan jumlah keterwakilan perempuan di lembaga musyawarah desa, meningkatkan jumlah perempuan yang memiliki minat dalam pencalonan kepala desa, meningkatkan komitmen para penentu kebijakan di perdesaan untuk melindungi dan memenuhi hak-hak perempuan dan anak di wilayah perdesaan guna mempercepat terwujudnya kesetaraan yang berkeadilan gender," tutur Menteri Bintang.
Menteri Bintang mengatakan PEKKA merupakan salah satu lembaga masyarakat yang selama ini bekerja sama dengan Kemen PPPA dalam hal pemberdayaan perempuan khususnya perempuan kepala rumah tangga. Sejak 2020, PEKKA telah melakukan serangkaian pelatihan terkait kepemimpinan perempuan perdesaan yang dilakukan di 6 kabupaten di Provinsi Jawa Barat, Kalimantan Barat dan Nusa Tenggara Timur. Tahun 2021, PEKKA kembali menjadi pelaksana Bimbingan Teknis ini di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat; Kabupaten Pidie dan Acah Barat Daya, Provinsi Aceh, Kabupaten Asahan dan Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara serta Kabupaten Bangli dan Buleleng, Provinsi Bali.
"Sebagai lembaga masyarakat yang berperan dalam isu-isu perempuan turut mendukung upaya yang dilakukan oleh Kemen PPPA dalam meningkatkan representasi politik perempuan sejak dari lingkup perdesaan, sebagai wujud perhatian pemerintah dalam meningkatkan aktualisasi perempuan sejak dari akar rumput (grassroot). Perempuan juga diajak untuk bisa lebih percaya diri dan ikut berpartisipasi dan menjadi bagian dari pembangunan mulai dari pembangunan desa. Penentuan lokasi juga terkait dengan masih adanya persoalan perempuan di wilayah tersebut yang harus di cari penyelesaiannya bersama-sama," ujar Menteri Bintang.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Bintang mengajak para perempuan peserta pelatihan agar berani bersuara dan percaya diri untuk berperan aktif dalam pembangunan desa. "Ibu-ibu sekalian bisa mulai mengisi peluang dan ruang yang ada mulai dari tingkat desa untuk dapat mewujudkan kesetaraan gender di Indonesia. Untuk dapat mencapai kesetaraan gender tidak dapat dilakukan sendiri dibutuhkan sinergi dan komitmen bersama dari seluruh elemen termasuk pemerintah daerah. Untuk itu, mari kita bergandengan tangan, bersinergi, dan saling menginspirasi agar dapat mewujudkan kesetaraan dan pemberdayaan perempuan di Indonesia," ujar Menteri Bintang.
Terkait dengan keberadaan Serikat PEKKA di Kab. Buleleng, Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana sangat mendukung keberadaan PEKKA sebagai wadah yang dapat mendukung perempuan khususnya ibu-ibu untuk dapat menambah kapasitas yang dimiliki. "Tentunya pelatihan-pelatihan seperti ini sangat baik bagi ibu-ibu di Buleleng untuk dapat berkembang baik dari sisi ekonomi maupun kemampuan. Ke depan kami harapkan akan banyak kegiatan pelatihan-pelatihan seperti ini yang dapat mendukung peningkatan kapasitas ibu-ibu dalam hal kepemimpinan dan keterwakilan perempuan. Mudah-mudahan kegiatan pelatihan yang dilaksanakan selama 3 hari ini dapat membawa dampak positif dan memberikan pengetahuan bagi para peserta," ujar Putu Agus.
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Bintang berkesempatan berdialog langsung dengan perwakilan peserta pelatihan salah satunya, Ketua Serikat PEKKA Kab. Buleleng, Putu Supadi yang menceritakan pengalamannya selama mengikuti pelatihan yang berlangsung selama 3 hari. "Pertama kami menyampaikan terima kasih kepada PEKKA dan Kemen PPPA yang telah memfasilitasi pelatihan kepemimpinan perempuan ini. Banyak manfaat yang kami rasakan dari pelatihan ini, kami jadi semakin percaya diri dan sudah mulai banyak perempuan yang sadar akan haknya untuk dapat berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan desa," ujar Putu.
"Kami di Serikat PEKKA memiliki visi dan misi, kami sebagai perempuan ingin membantu suami untuk memajukan dan memperbaiki pendidikan bagi anak-anak kami dengan meningkatkan ekonomi keluarga. Beberapa kegiatan yang kami lakukan di serikat PEKKA Kab. Buleleng antara lain; kegiatan rutin setiap bulan kami punya pra-koperasi simpan pinjam yang dananya dari swadaya anggota serikat dan ke depan kami berencana untuk mendirikan PEKKA Mart yang dibuat secara swadaya dengan tujuan meningkatkan ekonomi perempuan di Kab. Buleleng. Selanjutnya kami juga ada sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya pemilihan sampah organik dan non-organik untuk tetap menjaga lingkungan dan alam tercinta. Kegiatan ini kami lakukan untuk membuktikan bahwa perempuan bisa ikut andil dalam pembangunan dan berbagai kegiatan di desa," tambahnya.
BIRO HUKUM DAN HUMAS
KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
DAN PERLINDUNGAN ANAK
Telp.& Fax (021) 3448510
e-mail : humas@kemenpppa.go.id
website : www.kemenpppa.go.id
- 18-09-2021
- Kunjungan : 2129
-
Bagikan: